Archive for May, 2008

Megalomonia

Saturday, May 3rd, 2008

Kesadaran harus diperkuat lagi.
Kesadaran sebagai sebutir debu.
Sebutir debu yang tak memiliki perbendaharaan dunia.
Yang hanya memiliki ketaatan pada Sang Angin.
Sebagai satu-satunya harta paling berharga.
Diterbangkan kesana-kemari.
Terhempas ditengah jalan kehidupan.
Diinjak,terlempar,terkadang pantas juga untuk dimain-mainkan.
Krn kotornya, tak salah juga bila terbohongi atau terkhianati.
Tak ada yang salah dari manusia yg melakukannya.
Yang salah hanyalah megalomonia sebutir debu yang terlupa akan siapa dirinya.
Kesombongan merindukan sesuatu yang tak pantas untuknya.
Megalomonia ini harus ada akhirnya.
Harapan yang berlebihan harus segera dihentikan.
Cukuplah ada satu harapan.
Sang Angin sampaikanlah sebutir debu pada oase-Mu.
Agar bisa merasakan kesejukan mata air kasih sayang-Mu.

Ttg Cnta (@kota hujan)

Thursday, May 1st, 2008

tiba saatnya qt saling bcr,
ttg perasaan yg kian menyiksa,
ttg rindu yg menggebu,
ttg cnta yg tak terungkap,
sdh tlalu lm kita bdiam,
tggelam dlm gelisah yg tak teredam,
memenuhi mimpi2 mlm qt,
duhai cntaq,syngq,lepaskanlah!
prasaanmu,rndumu,sluruh cntamu.
dan kini hanya ada aq dan drimu,
sesaat dikeabadian.
Jk sang wktu bs qt hentikan,
dan sgl mimpi2 jd kenyataan.
meleburkan smua batas antara kau dan aq,
Kita.
by:Ari