Nirwana Mayapada
Friday, February 29th, 2008Bersandar dibawah kuasa Nirwana Dunia
Iqbal,Rumi,Ghibran dan sederet nama menggoda tuk bicara.
Semilir angin seakan ingin mengatakan…
Gesekan indah dedaunan seakan ingin membisikkan…
Eksotisme tarian kupu-kupu ingin berbicara pada hatiku…
Kami slalu bersamamu…
Kami menyertaimu…
Kami adalah ma’mummu…
Dalam keheningan.
Dalam lingkaran kenikmatan.
Dalam titik kulminasi kebahagiaan.
Telah tertemukan pencarian kehidupan.
Syukurku,bersama tetes airmata.
Bersama segala yang ada.
Dalam puncak kesadaran akan segala kelemahan.
Melafazdkan alunan pemujaan.
Karena sejuta kata takkan mampu ungkapkan,
qalbu yang tercerahkan.
Kuingin tetap disini…
Tempat kutemukan nirwana mayapada.
Tempat kumampu pandangi keelokan wajah-Mu.
Tempat kupahami gambaran keindahan-Mu pd kanvas jagad raya.
Tempat kuhunuskan belati,tikam hati dari ambisi duniawi.
Tempat kupahami penciptaan diri.
Tempat kusadari hinanya gumpalan tanah ini.
Rimbaku kapankah bisa kuulangi memori goresan singgasana hati ini.
(Rindu pada pohon jatiku,semak belukarku,gemericik sungaiku,kicauan
Kepodangku,tempat pencarianku,hutanku….hik-hiks-hiks…cup-cup-cup)