Harga Diri
Terbaca dari karya Pramudya,Bumi Manusia.
Pada masa perjuangan kemerdekaan sedang menggema.
Tentang anak pribumi yang mencoba meraih mimpi.
Mensejahterakan orang-orang yang dicintai.
Meraih cinderamata dunia yang menjadi ambisinya.
Tawaran dari company begitu menggiurkan hati.
Mengambil resiko dari hilangnya harga diri.
Berpaling dari segala derita rakyat yang terserap kekayaan tanahnya.
Tanpa diganti dengan harta sepeserpun jua.
Seperti halnya menempelkan seekor lintah yang menyerap darah ditangan sendiri.
Seperti halnya pertanyaan Bonang kepada Kalijaga.
Adakah sama kain putih yang dicuci dengan air suci
Dengan kain putih yang dicuci dari air selokan?
Tentu tak sama hasilnya.
(Resensi Bumi Manusia,Pramoedya Ananta)