Kerendahan Hati(LPJ Untuk Tmn2 Asrama PPSDMS Nurul Fikri Tercinta)

Hidup bersama para pemikir-pemikir besar.
Hidup bersama para manusia bertalenta besar.
Hidup bersama para manusia yang berkarya besar. 
Hidup bersama para calon pemimpin besar.
Hidup bersama para manusia yang……
Ah….bahkan kata-katapun tak mampu untuk sekedar mendefinisikan segala kelebihan.
Bangga dan bahagia bisa berjumpa dg teman-teman semua.
Bangga dan bahagia Sang Sutradara telah memberikan alur kehidupan yang sedemikian indahnya.
Bangga dan bahagia kita bisa disatukan oleh sebuah visi yang mulia.
Menjadi pemimpin yang bisa melayani saudara lainnya.
Setidaknya itulah gambaran yang terlukis manis dalam lembaran konsep asrama kita(PPSDMS Nurul Fikri Region ITB dan Unpad).
Namun…
Selama tiga bulan kepengurusan asrama,menyadari sepenuhnya diri ini belum bisa maksimal melayani dan memberikan yang terbaik bg tmn-tmn semua.
Belum bisa memberikan teladan bagaimana manjdi pemimpin seharusnya.
Maka dengan segala kerendahan hati,mohon maaf sebesar-besarnya.
Mudah-mudahan terpilih pemimpin baru yang lebih memahami arti kepemimpinan.
Pemimpin baru yang telah diberikan kesadaran motivasi spiritual.
Motivasi yang membentuk paradigma bahwa setiap apa yang dilakukannya adalah bentuk pengabdian pada Sang Pencipta shg meletupkan energi yang tak terkira.
Pemimpin baru yang dihiasi lafal Asmaul Husna dlm sujud2 malamnya shg mampu menginternalisasikan sifat-sifat Illahiah dalam setiap tingkah lakunya, menjadi suri tauladan bg semua.
Pemimpin baru yang penuh takwa shg timbullah benih-benih cinta pada Sumber Kebenaran Hakiki yang membuat ia bersikap tegas memegang kebenaran yg diyakini namun mampu mengemasnya dengan kelembutan kata-kata.
Pemimpin baru yang telah meresap keikhlasannya shg produktif menghasilkan karya nyata membuat kehadirannya mendatangkan manfaat bagi sesama.
Pemimpin baru yang menghiasi diri dg definisi tauhid yang murni shg bersih orientasi dari ambisi duniawi, merdeka untuk berinovasi,tak peduli dengan caci maki, tak peduli dengan sanjung puji, terus  berkarya demi kebaikan bersama.
Pemimpin baru yang menyadari bahwa setiap kebenaran manusia adalah subyektif sifatnya dan kebenaran hakiki adalah milik-Nya sehingga tak merasa memiliki kebenaran hanya ada diakalnya saja, demokratis dan moderatlah ia.
Dan yang lebih utama, akan termanifestasi sikap rendah hati bila saja pemimpin baru menyadari dirinya adalah yang paling tak sempurna dibandingkan yang lainnya, menyadari dirinya adalah yang terbodoh dibandingkan lainnya,menyadari dirinya adalh pelayan utama, dan tentu saja menyadari kebesaran Maha Pencipta.
Semoga saja…
Tutup kata…
Trimakasih pd tmn-tmn yang tlah mendukung dan berusaha maksimal memperbaiki asrama.
Karya nyata dan prestasi-prestasi tlah kita ciptakan (Dikepengurusan ini kita memiliki prestasi yang terbanyak dibandingkan regional lainnya lho!!!he-he narsis),shg kita mampu membuat perubahan signifikan menuju kearah kebaikan.
Unt kepengurusan yang baru,kuteriakkan tanpa ragu:
Untuk Tuhan,Bangsa dan asrama tercinta
Teruslah berprestasi dan berkarya!!!

(Ha-ha lucunya LPJ Sy)

Leave a Reply